Column · Tips mencari apartemen · No.64

Apa itu penyusutan deposit dan shikibiki?

Panduan praktis tentang shokyaku dan shikibiki dalam kontrak sewa Jepang: uang deposit yang mungkin tidak dikembalikan, hubungannya dengan biaya pemulihan, dan hal yang harus dicek sebelum tanda tangan.

Saat melihat biaya awal atau syarat kontrak sewa di Jepang, Anda mungkin menemukan istilah “shokyaku” atau “shikibiki.”

Dalam banyak kasus, istilah ini berarti sebagian atau seluruh deposit tidak akan dikembalikan saat Anda pindah keluar. Jika terlewat, jumlah refund bisa lebih kecil dari perkiraan.

Apa itu shokyaku?

Dalam kontrak sewa, shokyaku sering dipakai untuk menunjukkan bagian deposit atau uang jaminan yang tidak dikembalikan.

Misalnya tertulis “deposit 1 bulan, shokyaku 1 bulan,” maka Anda sebaiknya menganggap deposit 1 bulan itu tidak akan kembali saat pindah keluar.

Sifatnya mirip uang kunci karena tidak dikembalikan, tetapi kadang ditampilkan bersama deposit sehingga mudah disalahpahami.

Apa itu shikibiki?

Shikibiki berarti jumlah tertentu akan dipotong dari deposit atau uang jaminan sebelum refund dihitung.

Jika kontrak menulis “uang jaminan 2 bulan, shikibiki 1 bulan,” maka refund yang mungkin diterima pada dasarnya adalah sisa setelah potongan tersebut.

Pemakaiannya bisa berbeda tergantung wilayah dan properti, jadi selalu cek kalimat kontraknya.

Pisahkan dari biaya pemulihan

Hal pentingnya, shokyaku atau shikibiki bisa diperlakukan terpisah dari biaya pembersihan dan pemulihan kondisi.

Adanya shokyaku tidak selalu berarti Anda bebas dari biaya saat pindah keluar. Kerusakan karena kelalaian atau pemakaian di luar batas normal masih bisa ditagih terpisah.

Sebaliknya, penuaan alami dan aus karena pemakaian normal juga tidak otomatis menjadi beban penyewa. Pedoman pemulihan kondisi di Jepang membedakan pemulihan dari mengembalikan kamar persis seperti saat pertama disewa.

Yang perlu dicek sebelum kontrak

Sebelum mengajukan atau saat penjelasan hal penting, cek jumlah shokyaku atau shikibiki, apakah tidak dikembalikan, apakah biaya pembersihan dan pemulihan dikenakan terpisah, serta apakah berlaku sama untuk pembatalan jangka pendek.

Jika Anda mengira deposit pasti kembali, berhati-hatilah. Dengan klausul seperti ini, deposit penuh belum tentu dikembalikan.

Hati-hati jika jumlahnya besar

Klausul shokyaku atau shikibiki dapat dianggap berlaku jika tertulis jelas di kontrak.

Namun jika jumlahnya sangat tinggi, penjelasannya tidak jelas, atau tujuan biayanya sulit dipahami, hal ini bisa menjadi sengketa. Tanyakan sebelum tanda tangan dan konsultasikan ke pusat konsumen bila perlu.

Ringkasan

Shokyaku dan shikibiki sering menunjukkan bagian deposit atau uang jaminan yang tidak dikembalikan.

Saat membandingkan properti, lihat bukan hanya biaya awal, tetapi juga berapa uang yang mungkin kembali saat pindah keluar. Pisahkan uang yang dapat dikembalikan dan yang tidak sebelum menandatangani kontrak.

Cari rumah bersama profesional.

Jika syarat kontrak atau biaya awal terasa membingungkan, silakan konsultasi. AI kami juga dapat merekomendasikan kamar yang cocok setiap hari.